Rabu, 20 Maret 2019

Jual beli

Jual tanah persawahan.

Lokasi sangat strategis 0 jalan By Pass Baru Juanda Sedati Sidoarjo. Dekat bandar udara Juanda, hotel, perkantoran, pergudangan dan perumahan padat penduduk. Sangat cocok untuk investasi perhotelan, rumah sakit, pusat perkantoran bisnis dan pergudangan. SHM dan daerah bebas banjir dan macet.

Luas tanah 4,1 hektar
Lebar depan 100 m
Lebar belakang 150 m
Panjang 250 m
Letak tanah "ngantong".
Harga 7 jt/m.

Kontak person WA 081331696964

Kamis, 14 Maret 2019

quantum

Memahami Fisika Kuantum, bagi orang awam fisika, sungguh tidak mudah. Tapi karena ahli-ahli fisika kuantum menyimpulkan beberapa hal, yang belum lazim kita dengar, maka artikel ini saya kompilasi, semoga ada manfaatnya.

Beberapa kesimpulan para ahli Fisika Kuantum antara lain :

1. Segala yang ada di dunia ini bukan berasal dari benda padat tapi berasal dari ruang hampa, yang berupa energi yang tak tampak dan bergetar. Segalanya yang kita lihat bukanlah benda padat seperti yang terlihat.

2. Setiap benda padat terdiri dari molekul-molekul dan molekul-molekul itu terdiri dari atom-atom. Seluruh dunia fisik dimana kita berada termasuk diri kita sendiri adalah terdiri dari bukan apa-apa kecuali energi yang bergetar. Fenomena ini mencipatakan sebuah illusi yang membuat persepsi yang seolah-olah benda padat itu merupakan kenyataan, padahal sebenarnya bukan.

3. Para ilmuwan menemukan bahwa realitas obyektif (kenyataan) sesungguhnya tidak lebih dan hanyalah merupakan ilusi.

4. Saat Roh menguasai tubuh fisik secara sempurna maka dalam diri manusia tersebut berlaku hukum Fisika Quantum. Dalam hukum fisika quantum tidak ada lagi jarak dan waktu. Dan alam semesta ini hanyalah vibrasi energi.

5. Ilmuwan telah membuktikan dalam “teori kuantum superposisi”, bahwa suatu benda bisa berada di dua dimensi yang berbeda pada waktu yang sama.

6. Kesadaran kuantum adalah teori kesadaran yang mendasari keterhubungan semua orang dan segala sesuatu dan didasarkan pada fakta bahwa medan kuantum dapat menjangkau segala sesuatu bahkan yang jauh di ruang angkasa.

7. Pada kecepatan cahaya, masa lalu, masa kini, dan masa depan semua bisa ada secara bersamaan. Jika seseorang bisa melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya, mereka akan menjadi abadi.

8. Manusia bergerak menuju suatu tingkatan kesadaran yang semakin tinggi dan pada akhirnya berada dalam posisi paralel / selaras dengan sumbernya. Manakala keselarasan itu terjadi, hal yang ada dalam alam pikirannya, bisa terwujud berupa materi.

9. Waktu mengalir baik maju dan mundur secara simetris dan relatif – sebuah konsep yang membuat perjalanan waktu menjadi mungkin.

10. Lanza berpendapat bahwa beberapa alam semesta dapat eksis secara bersamaan. Dalam satu alam semesta, tubuh bisa mati. Dan di dimensi yang lain kesadaran terus ada, kemudian bermigrasike alam semesta ini. Ini berarti bahwaorang mati saat bepergian melalui terowongan yang sama berakhir tidak di neraka atau di surga, tetapi di dunia yang sama yang ia pernah huni (berreinkarnasi)

11. Lanzajuga berpendapat bahwa kehidupan tidak berakhir ketika tubuh mati,

12. Teori biocentrisme menyiratkan bahwa kematian kesadaran sama sekali tidak ada., Umumnya orang mengidentifikasikan dirinya dengan tubuh mereka, maka ketika tubuhnya mati, mereka mengira kesadarannya juga mati. Tubuh pasti akan binasa, cepat atau lambat, tetapi kesadaran abadi

13. Fisika quantum juga menegaskan bahwa setiap interaksi antara individu dengan semua makluk akan mempengaruhi segala sesuatu di alam semesta ini.

Apa itu fisika kuantum :

Didalam dunia fisika terdapat dua pandangan, fisika klasik (Newtonian), dan fisika modern (Fisika Quantum). Fisika Newtonian mengkonsentrasikan pikirannya kepada benda solid, atau yang bisa dilihat sehari-hari. Sedangkan fisika Quantum memulai observasinya pada benda-benda yang sangat kecil, yang lebih kecil dari atom, yang tidak bisa dilihat oleh mata.

Dari berbagai macam penelitian, di temukan hal yang menarik yaitu ternyata segala yang ada di dunia ini bukan berasal dari benda padat tapi berasal dari ruang hampa, yang berupa energi yang tak tampak dan bergetar. Karena kita berasal dari quanta juga, kitapun mampu menciptakan realitas yang kita mau. sebab yang berlaku atas kesuksesan kita misalnya tidak hanya berasal dari teori atau kerja keras kita, tetapi juga berasal dari diri kita (tepatnya dari olah fikir, positif thinking, positif feeling, doa).

Fisika kuantum merupakan studi tentang perilaku materi dan energi pada molekul, atom, nuklir, dan tingkat mikroskopis bahkan lebih kecil. “Quantum” berasal dari bahasa Latin yang berarti “berapa banyak.” Hal ini mengacu pada unit diskrit materi dan energi yang diprediksi oleh dan diamati dalam fisika kuantum. Fisika kuantum kadang-kadang disebut mekanika kuantum atau teori medan kuantum.

Fisika Quantum mempelajari blok bangunan alam semesta; ilmu yang menjelaskan bagaimana keseluruhan di dunia ini hadir sebagai kenyataan. Hal ini menyangkut benda-benda sangat kecil yang membentuk dunia secara keseluruhan. Segalanya yang kita lihat bukanlah benda padat seperti yang terlihat. Setiap benda padat terdiri dari molekul-molekul dan molekul-molekul itu terdiri dari atom-atom. Jadi berarti lengan atau kursi yang diduduki sekarang adalah terdiri dari atom-atom yang sangat kecil yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang.

Atom-atom yang dikatakan sebagai benda terkecil ternyata terdiri lagi dari partikel sub atom, yang tidak memiliki kepadatan sama sekali. Mereka pada hakekatnya, kumpulan atau gelombang-grelombang informasi dan konsentrasi energi. Jadi tangan atau kursi yang diduduki adalah energi dan informasi.

Untuk itu, dapat dikatakan bahwa seluruh dunia fisik dimana kita berada termasuk diri kita sendiri adalah terdiri dari bukan apa-apa kecuali energi yang bergetar pada frekuensi yang berbeda. Fenomena ini mencipatakan sebuah illusi yang membuat persepsi yang seolah-olah benda padat itu merupakan kenyataan, padahal sebenarnya bukan.

Jadi apakah yang membedakan antara satu benda dengan benda yang lainnya ?. Yang membedakan adalah perbedaan frekuensi masing-masing yang bergetar. Hal ini sulit untuk diterima, tetapi bagaimanapun ini adalah kebenaran..

Fisika Kuantum adalah Ilmu Fisika yang membahas tentang Gelombang Elektromagnetik (GEM) dengan menghitung kecepatan cahaya 186,000 mil per detik. Methoda normal untuk menghitung kecepatan relativitas dengan mengambil gelombang suara sebagai contohnya. Gelombang suara bergerak pada kecepatan 1088 ft/per detik. Jika anda bergerak pada kecepatan 1000 ft. /detik dan sebuah gelombang suara juga bergerak dengan arah yang sama, anda akan mengamati gelombang itu begerak dengan kecepatan 88 ft/detik. Begitu juga, untuk seorang pengamat yang bergerak dengan kecepatan 1088 ft/detik, kecepatan gelombang suara itu yang teramati adalah nihil. Jika bergerak dengan arah berlawanan, anda akan menambahkan selisih kedua kecepatan itu jika menghitung dengan cara Fisika Newtonian klasik.

Hipotesis Max Planck : “radiant energi (energi gelombang cahaya) tidaklah mengalir dalam arus yang kontinyu, tetapi terdiri dari potongan-potongan yang disebut quanta”. Pada tahun 1900 Max Planck seorang ahli Fisika memperkenalkan teori Kuantum ang menjelaskan dalam teorinya bahwa pada materi, energi terjadi pada satu satuan materi dan terukur sehingga dipastikan pula bahwa semua bentuk materi akan memancarkan atau menyerap energi dalam satuan yang disebut Kuanta (Quantum). Albert Einstein menyatakan teorinya bahwa tidak hanya energi saja yang terukur tetapi radiasi juga terukur.

Pada tahun 1905, Albert Einstein menjelaskan efek fotoelektrik dengan menyimpulkan bahwa energi cahaya datang dalam bentuk kuanta yang disebut foton. Pada tahun 1913, Niels Bohr menjelaskan garis spektrum dari atom hidrogen, lagi dengan menggunakan kuantisasi. Pada tahun 1924, Louis de Broglie memberikan teorinya tentang gelombang benda. Teori-teori di atas, meskipun sukses, tetapi sangat fenomenologikal, tidak ada penjelasan yang gamblang untuk kuantisasi. Mereka dikenal sebagai teori kuantum lama. Istilah “Fisika kuantum” pertama kali digunakan oleh Johnston dalam tulisannya Planck’s Universe in Light of Modern Physics (Alam Planck Dalam Cahaya Fisika Modern).

Minggu, 03 Maret 2019

Vibrasi DNA

BERTEMU GURU SECARA LIVE ... DAN TRANSFER DATA DI LEVEL DNA ...

Saya pernah sangat heran, beberapa orang yang melayani kyai, hidupnya berhasil dan bahagia ... Padahal, boleh dibilang, ia hanya seorang pembantu kyai, bukan  pelajar atau santri... Mbantuin masak air ... Mijitin kaki kyai ... Menyiapkan makanan ... Dan semacam itu ... Kok bisa, setelah ia meniti karir, hidupnya mengalami kemajuan luar biasa, tidak kalah dengan mereka yang memang sengaja nyantri / belajar keilmuan kepada sang kyai? ...

Beberapa tahun kemudian, terjawab sudah ... Ada seorang sahabat cerita ... Bahwa transfer ilmu terjadi saat bertemu, apalagi jika intensitas ketemunya sering ... Kata sahabat saya, "kalau mau belajar sepenuhnya dari si X ... bertemulah dengan si X" ... Emang ada apa dengan bertemu? ... Jawaban utuhnya baru saya pahami, pas baca buku perihal rahasia DNA, yang ditulis oleh penulis asal Jerman ... Disebutkan dalam buku itu bahwa, saat seseorang bertemu, apalagi bersentuhan secara fisik ... Terjadi transfer informasi di tingkatan DNA ... Woooh ini !!! ...

Sejak itu, boleh dibilang ... Soal ilmu yang dikuasai oleh seseorang bagaimana, itu menjadi gak begitu penting bagi saya ... Kalau anda ikut pelatihan pemberdayaan diri misalnya ... Ikut pelatihan apapun, judulnya beda-beda ... Pasti intinya ya itu-itu saja kok ... Hanya berbeda pendekatan kajiannya ... Beda, tapi "benang merahnya"  selalu ke perihal yang sama ... Saya lebih menekankan perihal, bagaimana ATTITUDE seseorang itu, sebelum memutuskan belajar kepadanya ...

Lalu, apa donk motivasi saya, misalnya saya ingin belajar kepada seseorang? ... Saya hanya INGIN BERJUMPA SECARA LIVE DENGAN DIA, DALAM WAKTU TERTENTU ... Karena, saat saya bertemu dengan dia, ada transfer data di level DNA ... Saat kita berjumpa, saya mengubah anda ... Di saat yang sama, anda mengubah saya ... Puzzle yang belom lengkap di dalam diri, akan saling terlengkapi ... Di situlah "lompatan quantum" mungkin bisa terjadi ...

Saya akan ulangi, kata-kata kunci dalam status ini ... "Saat kita berjumpa dengan seseorang ... Kita mengubah dia ... Dan di saat yang sama, dia juga mengubah kita" ... Transfer informasi antar DNA inilah, yang jauh lebih penting dan luar biasa dampaknya ... Daripada sekedar transfer informasi dari mulut, ke telinga, lalu disimpan ke otak ...

Sangat betul pesan dalam lagu "Tombo Ati" ... Salah satu kalimat dalam syair lagunya begini ... "Wong kang sholeh kumpulonooooo" ...

_/|\_

Kamis, 28 Februari 2019

Pikiran sumber penyakit.

PENYAKIT BERASAL DARI PIKIRAN❤

Penyakit itu 20% berasal dari stress PSIKOLOGIS pikiran yang memusingkan, 20% dari usia yang semakin menua, 20% dari pengaruh cuaca, 20% berasal dari keturunan, 20%-nya dari pola makan. Berikut korelasi daftar penyakit dengan pikiran negatif:

1) MARAH (EMOSI)

MARAH selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi 6 jam.

2) DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN

DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN akan menyebabkan imun tubuh kita mati..

Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah).

3) GANGGUAN PENCERNAAN

Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.

4) NYERI PUNGGUNG

Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.

5) INSOMNIA(SUSAH TIDUR)

Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur).

6) GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH

Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.

7) SAKIT GINJAL

Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.

8) SULIT MENCERNA (DYSPEPSIA)

Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).

9) HEPATITIS (LIVER)

Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.

10) PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH

Jika kita sering merasa APATIS (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.

11) DIABETES (GULA DARAH)

Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.

12) DEMENSIA SENELIS

Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).

13) LEUKEMIA (KANKER DARAH PUTIH)

Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih).

Selasa, 19 Februari 2019

Downloading

Download atau menyerap energi (ihsan), langkah awal membayangkan subyek, lalu perlahan setelah subyek terbayangkan dan hadir di hadapan kita, selanjutnya bayangkan subyek tadi menjadi diri kita sendiri. Lalu, dengan perlahan subyek yg telah menjadi diri kita tadi, satukan dengan diri kita, dlm satu nafas dan tubuh. Lalu rasakan....sesuai dgn kadar yg ingin kita ketahui keadaanya.

Karena setiap subyek ada rasa (energinya) untuk mengetahui rasanya, tiada jln lain selain merasakanya dlm kesatuan diri kita, dengan cara downloading. Nama dan bentuk yg dimaksudkan adalah sama memiliki energi yg sama, maka itulah knp ada ihsan. Ihsan adalah jalan untuk menyatakan bahwa manusia adalah ramgkuman alam, dan alam terkandung di dalamnya.

#cipt...

Nama Nabi

Shalawat dengan 201 Nama Rasulullah Saw.



Berikut adalah tata cara membaca shalawat dengan 201 Nama Rasululllah Saw. yang disadur dari kitab Dalailul Khairat. Sengaja kami tuliskan menggunakan huruf Indonesia meneruskan edisi sebelumnya yang menggunakan huruf Arab, agar lebih mudah dibaca bagi handphone-handphone yang belum pernah mondok dan atau bagi yang belum bisa membaca dan menulis Arab.:

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahirabbil 'aalamiin. Wahasbiyallaahu wa ni'mal wakiil. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adziim. Allaahumma innii ubri-u ilaika min hauli wa quwwati ilaa haulika wa quwwatika. Allaahumma innii  aqrabu ilaika bish-shalaati 'alaa sayyidinaa Muhammadin 'abdika wa nabiyyika wa rasuulika sayyidil mursaliin shallallaahu 'alaihi wa 'alaihim ajma'iina imtitsaalan li amrika wa tash-diiqan lahu mahabbatan fiihi wa syauqan ilaihi wa sallama ahlan lidzaalika fataqabbalhaa minnii bifadhlika waj'alnii min 'ibaadikashshaalihiin. Wawaffiqnii liqira-atika 'aladdawaami bijaahihi 'indaka wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa aalihi wa shahbihii ajma'iin.
Allaahumma shalli wasallim 'alaa man ismuhuu:
1.      Sayyiduna Muhammad,
2.      Sayyiduna Ahmad,
3.      Sayyiduna Haamid,
4.      Sayyiduna Mahmuud,
5.      Sayyiduna Ahiid,
6.      Sayyiduna Wahiid,
7.      Sayyiduna Maahin ,
8.      Sayyiduna Haasyir,
9.      Sayyiduna 'Aaqib,
10.  Sayyiduna Thaaha,
11.  Sayyiduna Yaasiin,
12.  Sayyiduna Thaahir,
13.  Sayyiduna Muthahhir,
14.  Sayyiduna Thayyib,
15.  Sayyiduna Sayyid,
16.  Sayyiduna Rasuul,
17.  Sayyiduna Nabiy,
18.  Sayyiduna Rasuulurrahmah,
19.  Sayyiduna Qayyim,
20.  Sayyiduna Jaami',
21.  Sayyiduna Muqtafi,
22.  Sayyiduna Muqaffa,
23.  Sayyiduna Rasuulul Malaahim,
24.  Sayyiduna Rasulurraahah,
25.  Sayyiduna Kaamil,
26.  Sayyiduna Ikliil,
27.  Sayyiduna Muzammil,
28.  Sayyiduna 'Abdullaah,
29.  Sayyiduna Habiibullaah,
30.  Sayyiduna Shafiyyullaah,
31.  Sayyiduna Najiyyullaah,
32.  Sayyiduna Kaliimullaah,
33.  Sayyiduna Khaatamul Anbiya,
34.  Sayyiduna Khaatamurrusli,
35.  Sayyiduna Muhyii,
36.  Sayyiduna Munjin,
37.  Sayyiduna Mudzakkir,
38.  Sayyiduna Naashir,
39.  Sayyiduna Manshuur
40.  Sayyiduna Nabiyyurrahmah,
41.  Sayyiduna Nabiyyuttaubah,
42.  Sayyiduna Hariishun 'alaikum,
43.  Sayyiduna Ma'luum,
44.  Sayyiduna Syaahir,
45.  Sayyiduna Syaahid,
46.  Sayyiduna Syahiid,
47.  Sayyiduna Masyhuud,
48.  Sayyiduna Basyiir,
49.  Sayyiduna Mubasysyir,
50.  Sayyiduna Nadziir,
51.  Sayyiduna Mundziir,
52.  Sayyiduna Nuur,
53.  Sayyiduna Siraaj,
54.  Sayyiduna Mishbaah,
55.  Sayyiduna Hudaa,
56.  Sayyiduna Mahdiy,
57.  Sayyiduna Muniir,
58.  Sayyiduna Daa'in,
59.  Sayyiduna Mad'uu,
60.  Sayyiduna Mujiib,
61.  Sayyiduna Mujaab,
62.  Sayyiduna Hafiyy,
63.  Sayyiduna 'Afuwwu,
64.  Sayyiduna Waliyy,
65.  Sayyiduna Haqq,
66.  Sayyiduna Qawiyy,
67.  Sayyiduna Amiin,
68.  Sayyiduna Ma-muun,
69.  Sayyiduna Kariim,
70.  Sayyiduna Mukarram,
71.  Sayyiduna Makiin,
72.  Sayyiduna Matiin,
73.  Sayyiduna Mubiin,
74.  Sayyiduna Muammil,
75.  Sayyiduna Wushuul,
76.  Sayyiduna Dzuu Quwwah,
77.  Sayyiduna Dzuu Hurmah,
78.  Sayyiduna Dzuu Makaanah,
79.  Sayyiduna Dzuu 'Izzin,
80.  Sayyiduna Dzuu Fadhl,
81.  Sayyiduna Muthaa',
82.  Sayyiduna Muthii',
83.  Sayyiduna Qadam,
84.  Sayyiduna Shidqun,
85.  Sayyiduna Rahmah,
86.  Sayyiduna Busyraa,
87.  Sayyiduna Ghauts,
88.  Sayyiduna Ghaits,
89.  Sayyiduna Ghiyaats,
90.  Sayyiduna Ni'matullaah,
91.  Sayyiduna Hidaayatullaah,
92.  Sayyiduna ‘Urwatul Wutsqaa,
93.  Sayyiduna Shiraatullaah,
94.  Sayyiduna Shiraathun Mustaqiim,
95.  Sayyiduna Dzikrullaah,
96.  Sayyiduna Saifullaah,
97.  Sayyiduna Hizbullaah,
98.  Sayyiduna An-Najmuts Tsaaqib,
99.  Sayyiduna Musthafaa,
100.          Sayyiduna Mujtabaa,
101.          Sayyiduna Muntaqaa,
102.          Sayyiduna Ummiy,
103.          Sayyiduna Mukhtaar,
104.          Sayyiduna Ajiir,
105.          Sayyiduna Jabbaar,
106.          Sayyiduna Abul Qaasim,
107.          Sayyiduna Abuth Thaahir,
108.          Sayyiduna Abuth Thayyib,
109.          Sayyiduna Abu Ibraahiim,
110.          Sayyiduna Musyaffa',
111.          Sayyiduna Syafii',
112.          Sayyiduna Shaalih,
113.          Sayyiduna Mushlih,
114.          Sayyiduna Muhaimin,
115.          Sayyiduna Shaadiq,
116.          Sayyiduna Mushaddiq,
117.          Sayyiduna Shidq,
118.          Sayyiduna Sayyidul Mursaliin,
119.          Sayyiduna Imaamul Muttaqiin,
120.          Sayyiduna Qaidul Ghurril Muhajjaliin,
121.          Sayyiduna Khaliilur Rahmaan,
122.          Sayyiduna Baa-rri,
123.          Sayyiduna Mubarru,
124.          Sayyiduna Wajiih,
125.          Sayyiduna Nashiih,
126.          Sayyiduna Naashih,
127.          Sayyiduna Wakiil,
128.          Sayyiduna Mutawakil,
129.          Sayyiduna Kafiil,
130.          Sayyiduna Syafiiq,
131.          Sayyiduna Muqiimus Sunnah,
132.          Sayyiduna Muqaddas,
133.          Sayyiduna Ruuhul Qudus,
134.          Sayyiduna Ruuhul Haqqi,
135.          Sayyiduna Ruuhul Qisthi,
136.          Sayyiduna Kaafin,
137.          Sayyiduna Muktafi,
138.          Sayyiduna Baliigh,
139.          Sayyiduna Muballigh,
140.          Sayyiduna Syaafin,
141.          Sayyiduna Waashil,
142.          Sayyiduna Maushuul,
143.          Sayyiduna Saa-iq,
144.          Sayyiduna Haadin,
145.          Sayyiduna Muhdin,
146.          Sayyiduna Muqaddam,
147.          Sayyiduna 'Aziiz,
148.          Sayyiduna Faadhil,
149.          Sayyiduna Mufadhdhal,
150.          Sayyiduna Faatih,
151.          Sayyiduna Miftaah,
152.          Sayyiduna Miftaahur Rahmah,
153.          Sayyiduna Miftaahul Jannah,
154.          Sayyiduna 'Alamul Iimaan,
155.          Sayyiduna 'Alamul Yaqiin,
156.          Sayyiduna Daliilul Khairaat,
157.          Sayyiduna Mushahhihul Hasanaat,
158.          Sayyiduna Muqiilul 'Atsaraat,
159.          Shafuuhun 'aniz-Zallaat,
160.          Shaahibusy Syafaa’aat,
161.          Sayyiduna Shaahibul Maqaam,
162.          Sayyiduna Shahuubul Qadam,
163.          Sayyiduna Makhshuushun bil 'Izzi,
164.          Sayyiduna Makhshuushun bil Majdi,
165.          Sayyiduna Makhshuushun bisy Syarafi,
166.          Sayyiduna Shaahibul Wasiilah,
167.          Sayyiduna Shaahibus Saifi,
168.          Sayyiduna Shaahibul Fadhiilah
169.          Sayyiduna Shaahibul Izaar,
170.          Sayyiduna Shaahibul Hujjah,
171.          Sayyiduna Shaahibus Sulthaan,
172.          Sayyiduna Shaahibur Riddaa-i,
173.          Sayyiduna Shaahibud Darajatir Raafi’ah
174.          Sayyiduna Shaahibut Taaj
175.          Sayyiduna Shaahibul Mighfaar
176.          Sayyiduna Shaahibul Liwaa-i
177.          Sayyiduna Shaahibul Mi'raaj
178.          Sayyiduna Shaahibul Qadhiib,
179.          Sayyiduna Shaahibul Buraaq,
180.          Sayyiduna Shaahibul Khaatim,
181.          Sayyiduna Shaahibul 'Allaamah,
182.          Sayyiduna Shaahibul Burhaan,
183.          Sayyiduna Shaahibul Bayaan,
184.          Sayyiduna Fashiihul Lisan,
185.          Sayyiduna Muthahhirul Janaan,
186.          Sayyiduna Ra-uufun,
187.          Sayyiduna Rahiim,
188.          Sayyiduna Udzunul Khair,
189.          Sayyiduna Shahiihul Islaam,
190.          Sayyiduna Sayyidul Kaunain,
191.          Sayyiduna ‘Ainun Na'iim,
192.          Sayyiduna ‘Ainul Ghurri,
193.          Sayyiduna Sa'dullah,
194.          Sayyiduna Sa'dul Khalqi,
195.          Sayyiduna Khaathibul Umam,
196.          Sayyiduna 'Alamul Huda,
197.          Sayyiduna Kasyiiful Kurab,
198.          Sayyiduna Rafii'ur Rutab,
199.          Sayyiduna 'Izzul 'Arab,
200.          Sayyiduna Shaahibul Faraj,
201.          Sayyiduna Kariimul Makhraj

Sayyiduna Asyraful Anbiyaa wal Mursaliin. Walhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin.
Allaahumma yaa Rabbi bijaahi nabiyyikal musthafa warasuulikal murthadha thahhir quluubanaa min kulli washfin yubaa'iduna 'an musyaahadatika wamahhabatika wa amitnaa 'alas sunnati wal  jamaa'ati wasysyauqi ilaa liqaa-ika yaa dzal jalaali wal ikraam. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa wasallama tasliiman walhamdulillaahi rabbil 'aalamin.

Catatan: Setiap kali menyebut asma Rasulullah haruslah diiringi dengan “Shallallaahu ‘alaihi wassallam.”

Kamis, 08 November 2018

Rejeki hati

MAKRIFAH REZEKI 081118

Ketika saya mengalami krisis kewangan, kesedaran halus di jiwa saya membimbing untuk tidak fokus kepada kekurangan dan hutang piutang. Saya harus fokus memikirkan kelimpahan, kemakmuran, kekayaan agar krisis ini berubah.

Namun di kala jiwa kita sedang ditenggelami oleh banjir masalah, telefon dan mesej bertubi-tubi dari orang dan pihak-pihak yang menuntut hak mereka, percayalah bahawa keadaan ini umpama berusaha kekal terapung di tengah laut yang sedang dilanda gelora.

Hal pertama yang saya perlu lakukan adalah keluar dari kondisi fikiran dan perasaan yang menyesakkan. Itulah langkah nombor satu untuk keluar dari mana-mana krisis.

Cari ketenangan jiwa lebih dulu. Bantuan dan sumber fizikal tidak akan datang jika jiwa di dalam sedang berkecamuk. Kalau pun ada, yang datang itu biasanya palsu, berpotensi besar bakal lebih menggandakan masalah yang sedia ada.

Saya tidak berdoa memohon rezeki dari Allah. Saya tidak memohon dikeluarkan dari masalah. Kerana apabila saya berdoa begitu, saya tidak dapat ketenangan.

Malah saya jadi berharap sangat dapat pertolongan dariNya. Kalau tidak dapat juga, saya akan kecewa berat dan akan malah menyalahkan Tuhan.

Jadi saya fokus mencari ketenangan. Saya berusaha mendekatiNya di saat sunyi mahupun ramai. Terus menerus begitu.

Ada masa ketika zikir padaNya dapat ketenangan, adakalanya tidak. Malah makin kalut.

Kenapa ya? Saya tertanya-tanya. Lalu ada bimbingan halus dari dari dasar hati. " Kau sungguh hipokrit kawan! Kau mendekat kepadaNya kerana ingin ketenangan!".

Woww... Benar sekali! Saya hipokrit. Saya tidak ikhlas. Saya berusaha mendekatiNya bukan keranaNya. Namun kerana ingin tenang. Jauh nun di sudut hati kerana berharap krisis ekonomi ini selesai dan berganti dengan kemakmuran dan kelimpahan.

Sungguh saya zalim. Sungguh saya amat syirik!

Berusaha keluar dari masalah, harus mendekatiNya. Namun mendekatiNya wajib ikhlas keranaNya. Harus telanjang habis dari segala topeng-topeng harapan selainNya.

Kamudian saya upgrade diri. Ubah niat. Mendekat kepadaNya dengan niat tulus ingin mencintai dan merinduiNya. Sebaik mungkin saya menjaga ketulusan itu. Terus menerus tanpa jemu.

Tidak perlu waktu lama. Ada perasaan yang sangat halus mula bergetar dari tengah dada. Begitu sejuk, mendamaikan dan menggetarkan seluruh badan. Membuat air mata jatuh mengalir tanpa henti. Sungguh aneh, dan sungguh asyik.

Semua fikiran berkenaan masalah, semua perasaan sesak oleh masalah, lenyap habis. Wowww... Hanya ada tenang dan damai.

Satu keyakinan yang tidak dibuat-buat pun hadir di perasaan saya, bahawa semua kekurangan dan semua masalah ini akan selesai dengan mudah, segera dan harmoni.

Keyakinan sebegini tidak dapat dibuat-buat. Apatah lagi perasaan indah, tenang dan damai tersebut, ia tidak dapat dibuat-buat dan ditiru oleh fiikiran cerdik macam mana pun.

Saya jadi meyakini bahawa hati itu berlapis-lapis. Makin digali ke dalam makin berubah perasaan yang kita alami. Wilayah hati yang dalam hanya dapat disentuh dengan mengingati Dia Yang Maha Mutlak.

Setiap perasaan itu sungguh kuat getaran energinya, resonan dengan aspek-aspek hidup kita di luar. Di wilayah hati yang dalam itulah tersimpan 'timbunan harta karun termahal' berbentuk kumpulan perasaan yang memliki muatan energi sungguh dahsyat.

Semua orang memilikinya. Namun tidak semua orang boleh mengaksesnya.

Dari situlah munculnya kekuatan-kekuatan baru buat saya. Serta sumber-sumber keperluan duniawi sangat luas yang termanifestasi dari alam rohani. Sumber tanpa batas yang sentiasa tersedia menjelma dalam bentuk ilmu, kreativiti, inspirasi, dan bentuk-bentuk fizikal.

Begitu banyak ilmu disajikan di era informasi tanpa batas ini. Semuanya adalah ilmu hasil kreativiti fikiran. Ertinya ilmu-ilmu rekaan kepintaran fikiran manusia.

Namun ada lagi satu ilmu tanpa batas, dan kekuatan tanpa had yang tersembunyi, yang hanya boleh digali di dasar hati, dengan terus menerus mengingati dan mencintaNya dengan ikhlas.

Semoga anda juga boleh mengakses 'harta karun' tersebut yang tersimpan kemas dan kukuh di hati rohani anda, dan memiliki sumber hidup tanpa batas.

Free to share.

#MAKRIFAHREZEKI

... Love no Limit ...